a blog by Astri Sulaika

a blog by Astri Sulaika

Review Lady Avebury Body Cream by Oriflame

Thursday, May 14, 2015
Ini adalah stock body cream yang belum aku review.Padahal sudah mau habis barangnya :)

Kenapa sik belum kuceritakan dari kemarin-kemarin?
Ya itu, hasil foto produknya jelek, dan gakbisa diperbaiki.
Mau mengulang nge foto lagi, lah creamnya sudah tinggal dikit banget. Masak aku harus kasih lihat jar yang mau kosong :)
Lah ini kan postingan review product bukan postingan empty jar
Terus juga 
Karena masih mengendus-endus wanginya apa sik?
Kombinasi antara wangi segar dan ada wangi bunganya.
Akhirnya setelah mengendus-endus sekian lama, akhirnya ketemu juga beberapa hal yang bisa kuceritakan di sini..
Daripada sudah difoto tapi tidak tayang, jadi ya kupaksa untuk cerita aja ya tentang Lady Avebury Bodycream, berhubung juga jarang review tentang ini.

Wangi bodycream Lady Avebury ini lembut dan segar. Mirip banget seperti parfum untuk yang berjiwa feminim dan bercitra ladylike.

Apalagi kalau kamu suka dengan wangi parfum yang ada sentuhan green tea nya, sepertinya kamu harus mencoba body cream Lady Avebury.
Bagusnya wangi Lady Avebury body cream kombinasi antara green tea dan mawar, wanginya lembut deh, cocok untuk kamu yang tidak terlalu suka wewangian yang terlalu kuat dan mencolok.
Walaupun dia bodycream tapi wangi butter atau susunya tidak terlalu kentara
Keawetan wanginya standar saja, bukanlah sesuatu yang bisa kamu andalkan untuk tahan lama, karena ini kan bodycream bukan EDP. Fungsi melembabkan dan merawat kulitlah yang menjadi fokus bilakita memakai produk-produk bodycream.
Fungsi sebagai pelembab ini bisa diandalkan. Bodycream Lady Avebury mampu melembabkan kulitku dan mudah diserap tanpa meninggalkan rasa lengket.
Isinya 250ml, dulu dapat harga 65ribu.
 
Menurutku ini standar sik, tidak mahal juga bukannya murah juga :)
Kandungan
AQUA, BUTYLENE GLYCOL, CAPRYLIC/CAPRIC TRIGLYCERIDE, GLYCERIN, CETYL ALCOHOL, GLYCERYL STEARATE SE, STEARYL ALCOHOL, DIMETHICONE, PARFUM, CETEARYL ETHYLHEXANOATE, CARBOMER, IMIDAZOLIDINYL UREA, METHYLPARABEN, CETEARETH-20, STEARIC ACID, PROPYLPARABEN, DISODIUM EDTA, SODIUM HYDROXIDE, ISOPROPYL MYRISTATE, LIMONENE, ALPHA-ISOMETHYL IONONE, CINNAMYL ALCOHOL, LINALOOL


Sekian cerita dari aku, terimakasih sudah mampir.

REVIEW VERY ME EYE LINER BY ORIFLAME #BLACK

Monday, May 11, 2015
Berhubung sudah bosan (mengatakan cukup pada diri sendiri*dibacanya begitu) dengan perburuan lipstick, aku langsung tanpa pikir ba bi bu boo... untuk ambil eyeliner ini saat ditawari seorang teman.


Terus terang, sedang malas luar biasa untuk belanja keluar (naik motor, pergi sejauh itu, panas-panas, menyempatkan waktu) yah, ternyata banyak banget alasan untuk malas belanja kosmetik di konter atau toko kosmetik langganan.
Jadi,begitu ada teman yang menawari carabelanja lebih mudah dan tanpa faktor2 penghambat di atas, biasanya aku lebih tertarik untuk membeli barangnya.
Sebenarnya membeli eyeliner ini pun semacam trial and error yang kalaupun hasilnya error, tidak terlalu menyesal.
Karena ketika kulihat kuas eyelinernya, wouww, sungguh tipis dan mantap untuk dipegang.

Sebelumnya aku tidak pernah menemui eyeliner cair yang memiliki kuas setipis ini dan enak digenggam :)
Eyeliner cair ini berwarna hitam, yang hampir mirip warna pekat hitamnya dengan eyeliner cair auebue atau Lt Pro (ini adalah 2 eyeliner cair yang sering ku repurchase, jadi aku lumayan ingat warna hitamnya)

Eyeliner Very Me, termasuk memiliki kemasan yang kecil sekali dan ringkas untuk dibawa kemana-mana.

 Cocok sekali kalau diselipkan di make up pouch, bahkan di kantong.
Ukurannya dengan kemasan lipstick itu malah lebih kecil lagi loh :) *Hati-hati nih, gampang hilang kalau kita suka menaruh barang sembarangan.
Pegangannya cukup mudah digenggam dan tidak menyulitkanku saat memakainya.
Teksturnya cair (tentunya), dan eyeliner very me ini cepat sekali kering, bila kamu mengoles sekali ya, tidak ada semenit sudah kering tuh.
Jadi, eyeliner ini cocok sekali kalau kita buru-buru dandan, atau  untuk kamu yang gampang kedip-kedip saat apply eyeliner.
Kandungan dari eyeliner ini dapat dilihat pada gambar di bawah
Sudah ada no BPOM nya
     Kandungan
Aqua, Butylene Glycol, Steareth-21,  Steareth-2, PPG-15 Steryl Ether, Xanthan Gum,  Propylene Glycol, PVP, Panthenol, Capryl Glycol, Palmitic Acid, Stearic Acid, Chondrus, Cripus Extract, Bisabolol, Imidazolidinyl Urea, Methylparaben, Propylparaben, Diphenyl Dimethicone, Cyclopentasiloxane, EDTA, Phenoxyethanol, Simethicone, Glucose Dimethicone/Vinylmethylsiloxysilicate Crosspolymer, CI 77499

Made in Germany
Isinya 3.5 ml waktu itu beli dengan harga 36 ribu , oiya kalau dibandingkan dengan produk lokal, memang terasa mahal, tapi karena eyeliner ini masih impor, sebaiknya dibandingkannya dengan eyeliner impor.

Sayang disayang dengan semua keunggulan yang kusuka, ternyata eyeliner ini tidak waterproof,



Kalau setelah wudhu atau habis nangis, duch berasa jadi bintang film drama yang mewek sejadi-jadinya trus ada jejak air mata hitam di bawah mata.... bener deh, mata kita jadi drama banget kalau kena air setelah memakai eyeliner ini.
Walaupun ini adalah kekurangan dari eyeliner very me menurutku, pastilah ada wanita di luar sana yang justru senang dengan profil eyeliner ini yang tidak waterproof. Karena aku pernah membaca ada seorang blogger yang justru suka sekali dengan eyeliner non waterproof. Itu katanya, memudahkan dia untuk menghapus make up saat wudhu. 
Nah, setiap orang punya selera masing-masing kan.
Intinya sik aku suka banget dengan profil produk dari Eyeliner very me ini, dan akan tambah suka kalau dia waterproof :)
Kesimpulan
Kelebihan
-Hasil usapnya sangat tipis
-Kuasnya tipis dan enak digenggam
-Cocok buat kamu yang mau belajar pakai eyeliner cair, ini produk patut kamu coba
-Cepat kering
-Hasil usapnya rapi jali, benar2 menyingkat waktu dandanku

Kekurangan
-Tidak Waterproof

Sekian cerita dari aku, terimakasih sudah mampir :)

MY MATTE LIPSTICK COLLECTION

Wednesday, May 6, 2015
Angin berubah arah, mungkin itu alasannya, kenapa sekarang makin mantap pakai matte make up
Merasa memakai yang berbau matte itu membuat aku lebih sophicated dan elegan ;)
Tapi gak merasa jadi kelihatan tua sik pakai matte.
Mulai kumpulin lipstick matte.
Dan ternyata cocok tampilanku memakai lipstick matte.
Akhirnya beberapa kali beli lipstick matte.
Yah walaupun cuma ada empat, bolehlah pamer sebagai koleksi :)
Lipstick-lipstick ini sebenarnya sudah kureview di postingan sebelumnya. Jadi cerita ini adalah rangkuman dari 4 reviewku tentang lipstick matte yang kupunya.
Lipstick matte yang kupunya itu ......
1. Wardah Long Lasting no 04 , review lengkapnya bisa lihat DI SINI
2. Purbasari Matte Lipstick no 89,  reviewnya DI SINI
3. Revlon Matte Balm no 230, ada ceritanya di SINI
dan yang terakhir untungnya menjadi kesayangan adalah
4. Makeover Ultra Hi Matte no 07 (kayaknya akan nambah koleksi warnanya dari seri ini, karena puas make  nya) reviewnya DI SINI

Oke deh mari kita bandingin dari empat lipstick matte yang kupunya kira-kira bagaimana gambarannya

1. Kemasan
Hampir mirip sik ketiga diantara koleksi lipstickku memiliki kemasan yang langsing panjang dan mudah dibawa , diselipin ke kantong baju atau hilang sejenak (karena saking ringkasnya, kalau naruk sembarangan, bisa gampang nyelip)
didominasi kemasan bentuk panjang , langsing

Suka kemasannya walaupun mirip sama kemasan lipstick NARS

Si Crayon gendut :)

Karena hampir, ada satu lipstick dengan kemasan beda dibanding teman-temannya.
Si Revlon Matte Balm 230 memiliki kemasan mirip crayon gendut, yang lebih kuat dan mudah dikenali dari kejauhan, baik untuk warna lipstick maupun merk (kecuali aku punya merk lain yang kemasannya mirip, mungkin si Revlon ini tidak menjadi paling beda yak)
Di antara 4 lipstick matte ini, secara kemasan, aku paling suka punyanya Make Over Ultra Hi Matte 07
Karena dia memenuhi syarat warna hitam dengan tulisan merk itu sungguh sophicated, kemudian dia praktis dibawa dan lebih kuat dibanding Purbasari.

2. Tekstur
Otomatis, aku paling suka tekstur lipstick matte yang gampang diaplikasikan dan langsung nempel di bibir tanpa harus nunggu beberapa saat untuk bisa stay dengan baik di bibir.
Juaranya masih Make Over Ultra Hi Matte diikuti wardah long lasting
Yah, dari banyak review yang kubaca, memang efek lipstick Wardah itu beda-beda ya... ada yang bermasalah dengan teksturnya yang tidak berbaur dengan bibir, ada juga yang baik-baik saja, seperti yang kualami :)

Terlihat di bibirku nge blend 

kelihatan gak ya, cuma ini aja foto yang agak jelas, untuk kasih tahu teksturnya si Revlon
Purbasari teksturnya agak "pecah" di bibirku
Lumayan tekstur nya si Wardah ini

3. Coverage
Kok ya kebetulan milih lipstick matte yang warnanya sedikit tegas, jadi biasanya coverage nya bagus.
Kok ya kebetulannya lagi, yang warna nude (Revlon), memiliki tekstur yang jelek otomatis itu mempengaruhi coveragenya juga... Si Revlon ini teksturnya ngegumpal gitu, jadi harus beberapa kali oles di bibir untuk dapat menutupi warna asli bibirku dan mendapat warna sesuai yang diharapkan.
Oiyaaa... jadi nih ya  secara  coverage sebenarnya MakeOver, Purbasari dan Wardah itu coveragenya oke... cuma kalau diminta memilih, Make over aja deh.

Warna Lipstik Wardah dan Purbasari sekali oles, terlihat coverageny bagus


Revlon Matte Balm 230

Make Over Hi Ultra Matte 07


4.Rasa Ringan di bibir
Beberapa temanku sempat ngiler waktu lihat hasil lipstick matte di bibirku.
Mereka pengen beli, tapi masih ragu2 dengan efek berat di bibir dan rasa ada lapisan di bibir.
Karena biasanya lipstick matte begitu.
Untungnya lipstick matte yang kupunya, ada yang rasanya ringan aja di bibir walaupun hasil warnanya tegas gitu padahal sempat beberapa kali kuoles.
Untuk juara rasa ringan di bibir kuberikan ke Make Over Ultra Hi Matte, diikuti wardah long lasting.
Yang masih memiliki efek ngeganjal di bibir saat aku pakai adalah si Purbasari dan Revlon.

5. Wangi
Paling menganggu wanginya menurutku si Revlon, karena secara pribadi kurang suka dengan wangi mint.
Untuk beberapa orang pasti ada yang menikmati wangi mint itu, atau berdamai. Tapi kalau disuruh milih, lebih suka lipstick memiliki wangi netral.

6. Hasil Akhir
Hasil akhir matte nya, Paling kusuka si Make over kemudian disusul Purbasari

7. Warna
Kalau ini dipilih berdasarkan warna favorit sik. jadi pastilah pemenangnya si Make Over, karena dia punya warna fuchsia :)


Yahhhh... sgitu aja sik perbandingan antara empat koleksi lipstick yang kupunya
Jadi...juara Lipstick Matte di hatiku adalah si MakeOver Hi Ultra Matte

Terimakasih sudah mampir

Review MakeOver Ultra Hi Matte No 07 #ThinkPink

Sunday, May 3, 2015
Ini lipstick matte yang terakhir kubeli, dan berjanji ngekunci belanjaan lipstick.


Karena sudah lebih dari 7 buah di makeup case yang menunggu untuk dihabiskan.
Kebetulannya, yang terakhir kubeli ini merupakan lipstick andalan kalau kepingin pakai lipstick matte bold ;)
Kenapa bisa dibilang andalan??
1. WARNA
yoooiiii... sudah ketahuan sepertinya, kalau warnanya ini, merupakan warna favorit aku. Fuchsia !!!




with flash


with daylight


2.TEKSTUR
Mudah sekali dibaurkan dan tidak bergeser-geser formulanya di bibir, jadi langsung kekunci di situ

3. FINISHING
Off course matte... matte yang sebenarnya, tidak ada sentuhan creamy atau ke arah satin :)

Walaupun masih belum se matte Purbasari

4. COVERAGE
Bagus ya, sekali oles langsung keluar warnanya dan mampu menutupi warna asli bibirku yang perlu dikoreksi

5. KEMASAN
Langsing berwarna hitam, sangat mudah dibawa kemana-mana, bahkan ditempatkan di kantong baju pun bisa. Praktis

6. MUDAH DIDAPAT
Konter Makeover termasuk mudah ditemui di kotaku, sekitar 3-4 konter mungkin

7.HARGA
Dengan berat 2.5g dan cukup panjang isinya, kemudian profil produknya juga bagus, rasanya tidak sayang menghabiskan 80ribu untuk membeli lipstik ini

8. KETERANGAN PRODUK
Semakin mantab dengan kebiasaan selalu menghapus lipstick saat mau makan/minum dg gelas.
Jelas tertulis, tidak boleh ditelan ;)


Sekian bagi-bagi cerita lipstick matte bold kesukaan aku. Terimakasih sudah mampir *KetjupppFuchsia

Mari Berlari dengan sepatu yang tepat

Wednesday, April 29, 2015
Sudah hampir setahun aku mengalami kenaikan berat badan yang tidak terkendali.
Beratku sekarang masih nyantol 6 kg.
Sepertinya sedikit, tapi berhubung tinggi badan tidak semampai, kenaikan berat badan sekilo aja bikin berat  melangkah jendral.

Apalagi sehari-hari kalau kerja pakai seragam. Bisa dibayangkan sekarang bentuk bodi kayak apa :(
Yaaah, masa sedih dan meratapi sebenarnya sudah lewat.
Berganti dengan tahap adaptasi menerima bentuk bodi yang sekarang.
Tapiiii... sesuatu terjadi seminggu yang lalu.
Celana seragam mulai sempit sekali, padahal celana ini baru 4 bulan yang lalu kubuat.
Sudah parah bener nih kenaikan berat badan
Harus segera dikendalikan.
Sebenarnya, soal makan bisa diatur, toh aku bukan orang yang suka makan manis-manis, dan bisa banget nahan untuk ngemil (bila niat).
Jadi untuk intake energi, bisalah kukendalikan
Nah, yang masih jadi beban itu adalah meningkatkan output energi :)

Dibakar bu, dibakar...
iyuppp, untuk menurunkan berat badan, sangat dibutuhkan keseimbangan intake dan out put energi.
Kita harus juga menjadwalkan untuk meningkatkan aktifitas fisik
Meningkatkan aktifitas fisik ini bisa dengan memperbanyak langkah kaki dalam sehari dan olahrga rutin.

Bicara soal olahraga,berhubung lemak tubuh yang dominan ngumpul itu di bagian pinggang ke bawah, rasanya aku memilih melakukan olahraga yang banyak menggerakkan kaki.
Yaitu bisa jogging, jalan cepat atau lari.

Kenapa aku pilih 3 olahraga itu?
Karena modalnya termasuk minim, bisa dilakukan d tempat terdekat (taman/lapangan) dan sewaktu2 bisa diwujudkan tanpa perlu waktu khusus.
Walaupun modalnya minim, tetap ada yang harus dipersiapkan.
Apa saja sih?
- Pilih baju olahraga yang nyaman dan menyerap keringat
- Siapkan botol minum yang gampng dibawa
- Siapkan sepatu yang tepat untuk berlari :)

Bicara soal sepatu yang tepat untuk berlari, apa serumit itu memilih sepatu? toh kita kan bukan mau sepakbola yang memang butuh sepatu khusus?

Eitzzz... jangan salah temans, keadaan telapak kaki, cara kita jalan dan berat badan kita ternyata menentukan sepatu lari yang tepat untuk dikenakan. Pilihlah sepatu kets yang aman untuk berlari, sehingga resiko cidera dapat ditekan.
Kaki menyangga beban yang berat di saat kita berlari. Itu kalau berat badan kita normal, maka kaki menyangga beban yang sesuai kapasitas, namun jika overweight atau kelebihan berat badan, pasti beban tumit semakin berat kaki. 
Saat kita berlari di luar ruangan, kondisi medan yang ditempuh juga harus diperhatikan karena kualitas permukaan tanah yang diinjak juga mempengaruhi.
Apa sih yang harus diperhatikan saat kita memilih sepatu lari :
1.Know your size
Sudah tahu ukuran pasti kaki kamu?
 kaki kanan dan kiri sama enggak? 
kalau ukuran kaki kanan dan kiri tidak sama, sebaiknya kita ambil ukuran terbesar.
Nah, sebaiknya kamu tahu ukuran kaki kamu, supaya gampang mencari sepatu lari yang tepat. Dengan ukuran sepatu yang pas, pasti akan nyaman untuk dipakai. 

Jangan memaksakan memilih sepatu yang longgar (berharap bisa diadjust denga kaos kaki, iya kalau bisa), sepatu yang terlalu longgar akan berbahaya ketika dipakai, bisa-bisa bikin kepleset atau terkilir. 
Kalau yang kesempitan pun bisa bahaya juga, lecet .
Jadi pastikan saat membeli sepatu olahraga, kamu memilih ukuran yang tepat.
Ukuran yang tepat itu juga bukan yang terlalu pas, tetap sisakan ruang sekitar lebar jempolmu di antara ujung jari kaki terpanjang ke batas sol depan.



2. Morning or evening?
Waktu yang tepat mengukur kaki adalah setelah kaki kita beraktifitas. Jadi usahakan membeli sepatu
 di saat kaki kita sudah banyak melangkah karena ukuran kaki kita sedikit lebih besar. Ini dilakukan untuk mencegah terjadinya sepatu yang kesempitan setelah kita berolahraga agak lama. Biasanya sik aku suka beli sepatu di waktu sore hari sepulang kerja. Atau kalau aku mau membeli sepatu secara online, aku sudah mengukur kaki di waktu sore hari, dan kuhapalin sik, berhubung sudah tidak di range umur tumbuh kembang. Jadi ukuran kakiku relatif stabil.
3. With socks or bare foots?
karena yang dipilih sepatu olahraga dan secara umum kita memakai kaos kaki saat berolahraga, sebaiknya saat mencoba sepatu yang kita pilih, gunakan juga kaos kaki. Rasakan, sepatunya nyaman enggak kalau pakai tambahan kaos kaki? 
Kalaupun membeli secara online, kita memakai ukuran sepatu di mana kita ngukur saat sore hari dan pakai kaos kaki

4.Know your foot type
Ternyata, telapak kaki dan cara kita jalan itu menunjukkan tipe kaki kita apa? dan mempengaruhi jenis sepatu olahraga yang dipilih.
Apa saja yang harus diperhatikan untuk mengetahui tipe kaki kita;
pertama-tama kita akan melakukan tes telapak kaki dulu

Basahi telapak kaki , lalu jejakkan kaki ke sehelai kertas warna gelap (bisa coklat atau warna gelap lainnnya) sampai muncul pola telapak kaki
  . Akan terlihat jejak telapak kaki yang nanti menentukan kaki kita termasuk tipe mana. Secara umum tipe telapak kaki dibagi tiga
- Tipe normal (medium arch)
Tipe normal merupakan tipe telapak kaki yang paling sering ditemui;
 memiliki cetakan telapak kaki dengan lengkungan sedang, artinya tidak terlalu banyak ruang kosong di tengah telapak kaki,
lengkungan dari telapak kaki biasanya tidak lebih dari 2 cm
tapi tidak memperlihatkan cetakan telapak kaki tanpa lengkungan (cetakannya penuh).
Untuk lebih jelasnya bisa dilihat gambar ini.

Tipe normal termasuk lumayan bebas memilih merk dan jenis sepatu olahraga

Perlu dicari sepatu dengan spesifikasi yang tepat juga sik. Hindari sepatu olahraga yang memiliki keterangan dukungan stability atau motion control terlalu tinggi.

-Tipe datar ( Flat Arch)

Tipe datar ini akan memiliki pola telapak kaki dengan cetakan penuh hampir tidak ada ruang kosong, yang memperlihatkan telapak kakinya sedikit bahkan mungkin tidak memiliki lengkungan.



Konon seorang dengan tipe telapak kaki datar merupakan jenis pelari dengan tipe overpronator, yaitu saat kita berlari maka gerakan kaki akan menggulung ke dalam.



Tipe ini sebaiknya memilih sepatu dengan spesifikasi yang dapat mempertahankan stabilitas saat berlari. Artinya cari sepatu dengan kata-kata  motion control  dan atau stability di keterangan sepatu lari tersebut.
Selain itu disarankan juga untuk memakai orthotics (semacam alas kaki yang berguna mengkoreksi masalah telapak kaki).

-Tipe tinggi melengkung (high arches)

Tipe ini memiliki cetakan telapak kaki yang memiliki banyak ruang kosong di tengah telapak kaki kita ( di atas 2 cm), dan kalau dilihat maka lengkungan di telapak kaki kita lumayan tinggi dan luas.

Seseorang dengan tipe telapak kaki high arches biasanya memiliki pola lari supinate atau underpronate

dengan ciri-ciri saat berlari, kaki menggulung keluar.



kaki tipe ini sebaiknya memilih sepatu dengan keunggulan di flexsibilitas dan midsole yang lembut untuk meredam guncangan saat berlari.
cari sepatu dengan keterangan neutral cushioning shoes.

Secara lengkap bisa dilihat di gambar ini



Nah setelah mengetahui ukuran, type dan sepatu yang ingin dipilih saatnya melihat budget yang ada.
Pastikan untuk membeli sepatu yang memang sesuai kemampuan keuangan, hindari menangis darah dan terpaksa makan nasi garam gegara memaksakan beli sepatu yang muahaaal...
walaupun harga biasanya enggak bohong sik :: *Nah loh
Bila di kotamu ada toko-toko sepatu yang memang terpercaya dan bagus pelayanannya, segera cuzz ke sana untuk pilih-pilih sepatu lari yang mau dibeli.
tapi bila posisimu, sukar sekali untuk keluar rumah, macet di mana-mana, ataupun di kotamu tidak ada toko sepatu yang bisa dikunjungi, aku punya solusi nih...
Kenapa enggak coba belanja di ZALORA
Begitu banyak pilihan dan mudah sekali dalam berbelanja.
Ada kolom filter yang membantu mensortir biar fokus ke pilihan kita

Ada pilihan filter untuk memudahkan kita supaya tidak perlu melototin satu per satu, jadi lebih terarah.
Biasanya aku langsung pakai filter ukuran, supaya aku tahu sepatu mana saja yang tersedia sesuai ukuranku, nah setelah itu tinggal deh pilih mana yang kusuka plus sesuai budget..
yang pink itu bagus enggak ? :) harganya pun bagus
Akhirnya ada satu sepatu olahraga yang mencuri perhatianku
ta,,,ta,,,tapiii harganya masih belum berdamai dengan budgetku nih.
Perlu menabung dulu kayaknya.
Semoga setelah uang terkumpul, sepatunya belum ngilang :D

Sekian cerita tentang sepatu dariku,, selamat memilih sepatu, berbelanja dan jangan lupa untuk berolahraga *ketjup hangat